Langsung ke konten utama

TIPS MUDAH MENYEMAIKAN BIBIT PINANG AGAR BERHASIL

Jika Anda seorang petani atau orang yang sedang dalam tahap membudidayakan pinang, maka hal yang penting untuk diingat adalah penyemaian benih pinang. Tahapan ini sudah menjadi dasar ketika memutuskan hendak membudidayakan pinang. Sedangkan untuk penyemaian benih pinang sendiri perlu diperhatikan beberapa teknik caranya. Mulai dari pemilihan benih yang bagus, penyiapan lahan untuk penyemaian, perkecambahan benih, pembibitan, sampai pada pemupukan untuk bibit dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak ulasan tips mudah yang dapat dilakukan saat menyemaikan bibit pinang.

Bibit pinang betara siap tanam usia 7 bulan

Beberapa Tips Mudah Menyemaikan Bibit Pinang Untuk Hasil yang Baik
1. Kriteria dan Banyaknya Benih yang Digunakan
Kriteria buah pinang yang digunakan untuk penyemaian benih yaitu antara lain usia pohon induknya lebih baik berada dalam rentang usia 12 tahun sampai dengan 25 tahun, pohon induk pinang tidak terserang gulma atau hama penyakit, buah pinang harus dalam tingkat kematangan tertentu yang biasanya ditandai dengan warna oren keemasan. Selain itu, kriteria lainnya biji dan buah pinang seragam dan memiliki ukuran yang besar.

Sedangkan untuk banyaknya jumlah benih yang digunakan, bisa dilihat dari luas per hektarnya. Misalnya saja dalam 1 hektar dengan jarak penanaman minimum dan kira-kira memuat 1100 batang, maka benih yang diperlukan untuk disemaikan bisa mencapai 1300 biji per hektar.


2. Penyiapan Lahan Untuk Penyemaian
Ketika menyiapkan lahan untuk menyemaikan bibit pinang, lokasi yang akan digunakan untuk penyemaian harus memenuhi standar subur dan jauh dari gangguan hama. Perlu dibuat saluran drainase dengan bedengan selebar kurang lebih 1 m agar saluran air mengalir lancar. Bersihkan rumput yang masih tertanam pada lahan dan pastikan tanah sudah dalam kondisi gembur. Tahapan cara penyemaian biji pinang dapat dilakukan dengan menyusun buah pinang secara horizontal.

Untuk posisinya, harus rapat dan tidak menumpuk. Kemudian, biji pinang yang telah disusun tadi dikubur dengan tanah berpasir. Tempat penyemaian lebih baik dilakukan di tempat teduh yang tidak langsung terkena sinar matahari. Proses waktu yang dibutuhkan hingga penyemaian selesai sekitar 1 sampai 2 bulan lamanya.


3. Pembibitan Pinang
Kecambah yang telah tumbuh 10 cm bisa langsung dipindahkan ke dalam polybag yang telah disediakan. Di dalam polybag, diberi tanah sampai 3/4 dari tinggi polybag. Pastikan biji pinang tertutup rapat di dalam polybag yang berisi tanah. Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore secara rutin. Tempatkan wadah polybag di tempat teduh dan terhindar dari sinar matahari langsung. Bersihkan hama atau gulma yang menyerang di sekitar polybag. Jangan lupa memberi pupuk NPK sesuai takaran yang dianjurkan. Bibit pinang dapat dipanen setelah 5 bulan lamanya disemai di dalam polybag.

Baca Juga : Dosis Pemupukan yang Tepat Pada Tanaman Pinang

4. Pemilihan Bibit
Anda harus melakukan pemilihan bibit pinang dengan kualitas baik sebelum memindahkannya ke lahan perkebunan. Pemilihan bibit dapat dilakukan dengan cara memilih bibit yang mempunyai tinggi 30 cm dan berusia paling cepat 6 bulan. Selain itu, diameter batangnya terlihat kekar serta daunnya berwarna hijau tua dengan beberapa helai daun melengkung. Pemilihan atau seleksi bibit ini perlu dilakukan untuk mengetahui mana bibit yang akan menghasilkan kualitas unggul kedepannya. Saat sedang memilih, pastikan area di sekitar polybag tidak terserang gulma atau hama penyakit lainnya yang dapat mempengaruhi kualitas bibit buah pinang nantinya.

Nah, itulah beberapa tips mudah menyemaikan bibit pinang agar mendapat hasil yang baik dan pastinya berkualitas unggul. Penyemaian penting dilakukan ketika kondisi benih berukuran kecil dan apabila jika langsung ditanam akan beresiko hanyut terkena air. Seorang petani yang membudidayakan pinang harus mengikuti beberapa tahapan yang mesti dilakukan saat penyemaian. Anda bisa melakukan penyemaian benih secara mandiri atau membelinya lewat toko bibit terdekat. Atau jika tidak ingin merasa repot, Anda bisa membeli bibit pohon pinang varietas unggul di Lentera Mantang – Bibit Pinang Unggul yang siap sedia melayani Anda. Disana terdapat pilihan bibit yang sudah dibuat dan dirawat secara intensif sehingga dapat menghasilkan bibit berkualitas.

DAPATKAN BIBIT PINANG UNGGUL BERKUALITAS !!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila