Langsung ke konten utama

CARA MEMBUAT BENIH PINANG AGAR BERBUAH LEBAT

Bagi Anda para pembudidaya pinang, pastinya menginginkan hasil panen yang bagus dan layak di perjualbelikan di pasaran. Sebelum lebih lanjut, untuk menuju hal tersebut memang tidaklah mudah dibutuhkan ketekunan dan ketelatenan yang cukup tinggi. Namun, yang kita tahu untuk menghasilkan pohon pinang berbuah lebat tentu diawali dengan pemilihan benih dan cara perawatannya. Benih pinang unggul berpotensi menghasilkan panen yang melimpah. Oleh karena itu, sebelum lebih lanjut mari kita simak beberapa cara membuat bibit pinang agar dapat berbuah lebat.

http://www.bibitpinangunggul.com/
Penyeleksian kecambah yang akan dipindahkan ke polybag

Berikut 6 Cara Membuat Benih Pinang Agar Berbuah Lebat
1. Memilih Benih Pinang yang Layak untuk Ditanam
Memilih benih tentu bukan hal yang sulit. Namun, untuk menunjang keberhasilan tanaman tersebut dibutuhkan penyeleksian benih yang nantinya akan ditanam. Biasanya benih yang akan digunakan dipilih berdasarkan induk dari pohon pinang. Salah satu cirinya yaitu pohon pinang tumbuh dengan tegak dan lurus, memiliki helai 8 daun, dan mampu menghasilkan buah dengan rata-rata 50 sampai 60 buah. Di samping itu, anda juga harus memperhatikan manakah benih pinang yang terserang penyakit dan tidak.


2. Menyiapkan Benih Pinang untuk Ditanam
Jika anda sudah memilih manakah benih yang layak ditanam, anda dapat melanjutkan ke proses penanaman. Benih pinang unggul dapat disesuaikan dengan jumlah lahan yang akan ditanam. Sebelum itu, anda dapat menyiapkan beberapa jumlah benih yang dibutuhkan untuk tiap-tiap area lahan. Selain itu, untuk menghindari terjadinya benih yang gagal anda dapat menambahkan luas tanah sebesar 25%. Untuk kriteria buah sendiri, tentunya harus matang, mempunyai berat 35 gram dan sudah berusia kurang lebih 10 tahun.


3. Penyemaian Bibit Pinang
Benih pinang unggul juga harus melalui proses penyemaian dengan benar. Salah satunya dengan cara mempersiapkan lahan yang sesuai dengan kebutuhan di atas. Setelah itu, bersihkan lahan tersebut dari rumput. Jika sudah, gemburkan tanah agar tanah menjadi lembab karena penyemaian sendiri membutuhkan kesuburan dan gangguan dari berbagai hama atau penyakit. lalu, buatlah bedengan dengan pola memanjang yang sesuai anda butuhkan untuk kondisi di lahan nanti.


4. Perkecambahan Bibit Pinang
Selanjutnya, buah pinang dapat disusun dengan pola horizontal dan rapat. Setelah itu, timbun buah pinang dengan tanah yang berpasir. Dan jangan lupa untuk memberi naungan pada bedengan agar sirkulasi udara tanah tersebut tetap lembab dan gembur. Biasanya proses perkecambahan akan berlangsung kurang lebih 1 setengah sampai 3 bulan. Selain itu, usahakan agar tanah tidak mendapatkan sinar matahari langsung.

Baca Juga : Cara Menanam Pinang agar Berbuah Lebat dalam Waktu Singkat

5. Proses Pembibitan
Benih pinang unggul dapat dihasilkan dengan proses pembibitan yang baik. Dengan cara memindahkan bibit ke polybag dengan ukuran 25 cm x 25 cm dengan bagian berlubang di bawahnya. Isi polybag dengan tanah secukupnya dan beri biji dengan kedalaman 4 cm. jika sudah, padatkan tanah yang sudah dimasukkan ke polybag tersebut. Untuk proses pembibitan biasanya akan membutuhkan waktu 2 bulan. Di sela-sela tersebut, jangan lupa untuk memberi pupuk agar tanaman lebih subur.


6. Sistem Penanaman
Yang terakhir yaitu sistem penanaman bibit pinang yang benar. Untuk sistem penanaman sendiri ada 2 cara yakni tumpang sari dan monokultur. Sistem monokultur ialah proses penanaman yang hanya dilakukan oleh pohon pinang saja sedangkan tumpang sari, pohon pinang dapat diimbangi dengan tanaman-tanaman lain misalnya pohon jagung atau kacang-kacangan. Penanaman dilakukan dengan jarak 2,7 m x 2,7 m. Jangan lupa, untuk menambahkan lubang tanam sebelum terkena paparan sinar matahari langsung.


Itulah 6 cara membuat benih pinang agar dapat berbuah dengan lebat. Benih pinang unggul yang sudah tumbuh dapat anda perhatikan dengan cara melakukan pemeliharaan pohon pinang secara berkala. Bila ada bagian pohon tersebut terjadi kerusakan anda dapat menyulamnya kembali. Dan yang paling penting, jangan lupa untuk memberi pupuk secara rutin atau setahun 2 kali. Dengan begitu, pohon pinang akan berbuah dengan lebat dengan cepat. Untuk pemilihan bibit pinang atau penyediaan bibit pinang bisa melalui "Lentera Mantang - Bibit Pinang Unggul".

DAPATKAN BIBIT PINANG UNGGUL BERKUALITAS !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana