Langsung ke konten utama

MENGENAL KARAKTERISTIK DARI BIBIT PINANG SUPER (PETANI WAJIB BACA)

Bibit Pinang Super - Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar akan komoditas pinang, para pelaku budidaya tanaman ini pun terus bermunculan. Dalam proses pembudidayaannya, mereka menggunakan varietas bibit pinang unggulan baik lokal maupun impor. Salah satu bibit pinang super yang banyak dibudidayakan oleh para petani adalah pinang Betara.

Karakteristik Bibit Pinang Super Varietas Pinang Betara
1. Tinggi batang tanamannya normal 
Saat proses menyeleksi bibit pinang Betara unggulan, Anda sebaiknya juga memperhatikan aspek fisik dari tanaman induknya. Sebab bila dianalogikan, tanaman pinang induk yang tumbuh normal tentu akan berpotensi untuk menghasilkan bibit super. Indikator fisik yang perlu Anda perhatikan adalah ukuran tinggi batangnya. Tinggi batang normal tanaman ini umumnya adalah 10,28 meter.

2. Berat buah dan bijinya ideal 
Buah dan biji pinang Betara merupakan komoditi utama yang bisa dijual ke pasaran. Oleh karena itu, agar memperoleh harga jual tinggi Anda mesti menanam bibit pinang varietas unggulan. Dikarenakan bibit pinang jenis ini akan menghasilkan berat buah dan biji yang ideal. Adapun berat buah dan biji ideal tanaman pinang yang laris di pasaran adalah 47,06 gram dan 8,68 gram.

3. Cocok dibudidayakan di berbagai wilayah
Ada banyak cara yang bisa Anda terapkan untuk menentukan kualitas bibit pinang Betara. Salah satu caranya adalah dengan melihat potensi kesuburan tanaman ini. Bibit pinang yang subur biasanya cocok untuk ditanam di berbagai wilayah baik dataran rendah maupun tinggi. Dikarenakan iklim yang mendominasi kedua wilayah ini adalah tropis dengan temperatur suhu relatif hangat.

4. Memiliki buah per tandan 130 butir 
Karakteristik dari bibit pinang super Betara berikutnya adalah memiliki buah per tandan berjumlah 130 butir. Penentuan indikator ini bukanlah berdasarkan subjektivitas dari setiap penadah bibit pinang. Namun, aspek ini sudah diatur oleh divisi Litbang Kementan selaku lembaga yang berwenang. Jadi, karakteristik ini bisa Anda gunakan sebagai pedoman untuk menilai kualitas bibit pinang.

5. Kadar taninnya tercukupi 
Penentuan kualitas dari bibit pinang Betara juga bisa menggunakan indikator berupa kandungan kadar taninnya. Secara umum, bibit pinang dikategorikan berkualitas apabila mengandung kadar tanin yang cukup. Indikator tercukupinya kadar tanin dalam tanaman pinang adalah harus berada pada persentase 9,79%. Jika sudah memenuhi indikator ini, kualitasnya tak perlu diperdebatkan lagi.

6. Mulai berbunga pada usia 3 tahun 
Indikator berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk menentukan kualitas bibit pinang Betara adalah dengan mengamati periode berbunga tanaman ini. Normalnya, jenis tanaman ini umumnya akan berbungan ketika memasuki umur 3 tahun lebih. Jika dalam periode tersebut pinang tidak mengalami proses berbunga, maka kualitas dari bibitnya sangat diragukan.

7. Siap dipanen usia 4-5 tahun 
Disamping periode berbunga, divisi Litbang Kementan juga memberlakukan indikator lainnya untuk menentukan bibit pinang super varietas pinang betara. Indikator yang dimaksud tersebut adalah periode panen jenis tanaman pinang ini. Pada umumnya, tanaman pinang yang berkualitas bisa Anda panen saat memasuki usia 4-5 tahun. Jika kriteria ini terpenuhi, maka kualitas bibit pinang sudah terbukti.

Baca Juga :
Cara Menanam Pinang
Mengenal Pinnag Betara, Varietas Pinang Unggul dari Jambi

Penggunaan bibit pinang super tentu merupakan persyaratan wajib apabila Anda menginginkan hasil panen yang optimal. Sebagai referensi, Kami adalah salah satu supplier bibit pinang super yang telah tersertifikasi. Dengan demikian, produk bibit pinang yang Kami tawarkan kepada Anda tidak perlu lagi diragukan kualitasnya. Selain berkualitas, Kami juga siap memberikan harga murah. Untuk info lebih lanjut terkait Bibit Pinang Super, Anda bisa klik tautan ini! atau menghubungi 0852 8967 4014 untuk konsultasi via WA/SMS/Telepon. Terima kasih.

Salam sukses petani Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila