Langsung ke konten utama

KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA PINANG DARI BUAH SAMPAI LIMBAH PINANG


Keuntungan Usaha Budidaya Pinang - Tanaman Pinang adalah salah satu tanaman yang populer di Indonesia, pasalnya tanaman pinang ini tumbuh asli di Negara yang kita tempati saat ini. Hingga saat ini dan sampai beberapa tahun ke depan usaha di sektor pertanian dan perkebunan khususnya usaha budidaya pinang ini sangatlah menjanjikan.

Kurangnya informasi dan sosialisasis mengenai manfaat dan keuntungan dari usaha budidaya pinang ini membuat para petani memilih komoditas lainnya karena sesuai trend yang ada. Lalu juga bagaimana mudahnya budidaya pinang ini membuat banyak petani beralih ke budidaya tanaman lainnya. Oleh Karena itu kali ini penulis akan memberikan sedikit informasi tentang keuntungan bisnis budidaya pinang dari buah pinang, biji pinang sampai limbah pinang sekalipun kita akan memperoleh keuntungan.

Usaha Budidaya Pinang Dari Buah Sampai Limbahnya

Tanaman pinang ini banyak dicari oleh pasar dalam negeri ataupun luar negeri. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor yang utama yang banyak mencari tanaman satu ini, diantaranya adalah Pakistan, bangladesh, dan India. Selain itu permintaan yang tidak kalah tingginya terhadap tanaman pinang ini ada di negara Thailand, Myanmar, Nepal dan Srilanka. Bahkan Penulis sendiri juga pernah ekspor sampai ke Saudi Arabia dan Ke Inggris. Sangat banyak permintaan dari negara luar Indonesia.

Hal tersebut menjadikan usaha budidaya pinang ini semakin menjanjikan, hingga 5 – 10 tahun kedepan permintaan akan pinang akan terus meningkat setiap tahun. Mengingat biji pinang memiliki banyak manfaat seperti untuk bahan makanan, bahan pewarna kain dan makanan, dan ditambah lagi biji pinang juga sudah masuk dalam prioritas WHO (Badan Kesehatan Dunia) sebagai penyusun ramuan obat.

Bagaimana untuk keuntungan yang kita dapatkan? Misalkan kita memiliki lahan seluas 1 hektar, dan nanti anda bisa menanam bibit pinang sebanyak 1.200 batang dengan jarak tanam 3 x 3 meter. Dengan 1.200 batang itu kita anggap menghasilkan 4 kg buah basah per batang per bulan, itu artinya dalam sekali panen kita akan memperoleh 4.800 kg buah basah atau 4,8 ton buah basah.

Lalu kita tawarkan ke pasar, harga dari pinang basah sekitar Rp. 2.000. Kita ambil harga Rp. 2.000 per kg artinya pendapatan kita adalah Rp. 2.000 x 4.800 kg = Rp. 9.600.000 per sekali panen. Dalam setahun pinang bisa sampai 8 - 10 kali panen lho.

Kemudian bagaimana keuntungan nya jika dikeringkan? Untuk pinang yang dikeringkan harga jualnya sekitar Rp. 13.500 – Rp 14.000. Dan jika dikeringkan dari 5 ton pinang akan menghasilkan 1 ton pinang kering. Jadi artinya kita akan memperoleh kurang lebih 1 ton pinang kering. Berapa pendapatannya? Pendapatan yang diperoleh adalah Rp. 14.000 x 1 ton = Rp. 14.000.000 untuk sekali panen. Jika dalam setahun 8-10 kali panen, maka pendapatan kita pertahun adalah Rp. 14.000.000 x 10 = Rp. 140.000.000 pertahun belum dikuangi biaya operasional.

Baca juga :

Selain itu limbah pinang juga memiliki nilai ekonomis lainnya. Kulit atau sabut pinang contohnya, hal ini dikarenakan penulis pernah ekspor kulit / sabut pinang ini ke Tiongkok. Selain kulit pinang, upih pinang atau pelepah pinang juga memiliki pasar ekspor tersendiri.

Bagaimana? Tertarik untuk usaha pinang? Dari analisa keuntungan usaha budidaya pinang diatas dapat disimpulkan pinang akan mendatangkan profit yang besar. Namun sebelum anda memulai usaha ini ada baiknya anda menyiapkan bibit pinang unggul berkualitas. Jika anda kesulitan, kami adalah solusi yang tepat untuk anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana