Langsung ke konten utama

CARA MEMBUAT BIBIT PINANG UNGGUL DAN MEMBUDIDAYAKANNYA

Dalam proses pembudidayaan pinang salah satu hal yang perlu dipersiapkan dengan baik adalah memilih bibit pinang. Bibit yang dipilih harus memiliki kualitas yang baik atau dengan kata lain unggul. Sebab, bibit yang unggul nantinya akan mempengaruhi hasil panen yang akan diperoleh. Pada umumnya bibit untuk pohon pinang yang berkualitas baik bisa diperoleh dari beberapa proses yang lumayan panjang seperti berikut ini.

http://www.bibitpinangunggul.com
Pinang yang berusia 1 tahun dilahan


Bibit Pinang Unggul Ternyata Dapat Melimpahkan Hasil Panen, Yuk Intip Cara Pembuatannya
1. Pemilihan Bibit
Perlu diketahui bahwa sebelum memasuki proses pembuatan bibit dari pinang, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih bibitnya terlebih dahulu. Ciri-ciri pohon yang bisa menghasilkan bibit unggul biasanya tidak terdapat kemungkinan adanya penyakit atau hama, pohonnya kokoh, daunnya lebat, bisa berbuah sesuai dengan waktunya dll.

Semua itu harus diperhatikan secara jeli agar nantinya dapat memperoleh bibit yang berkualitas. Proses pemilihan bibit nyatanya juga menyita waktu petani agar tidak salah pilih, namun jika ingin memperoleh bibit unggul tanpa membuang tenaga, Lentera Mantang – Bibit Pinang Unggul dapat menjadi solusi yang tepat. Karena bisa dipastikan bibit-bibit yang dijual di sana tidak akan mengecewakan para petani.


2. Cara Pembuatan Bibitnya
Setelah dirasa memperoleh bibit pohon pinang langkah selanjutnya adalah cara pembuatan bibit unggulnya. Pertama yaitu melakukan pembersihan terhadap cikal bakal bibitnya. Kedua, rendam benih pinang dengan air bersih agar bibit bisa tahan dari penyakit dan tidak ditumbuhi jamur, tambahkan fungisida yang bersifat organik ke dalam air.

Tujuan lain dari perendaman yaitu untuk memudahkan permeabilitas kulit biji pinang terhadap oksigen yang akan masuk. Dengan begitu benih akan lebih cepat tumbuh cambah sehingga dapat mempercepat pula proses penanaman. Ketiga, taruh benih pinang pada tempat yang minim pencahayaan karena memang biji pinang sangat sensitif terhadap cahaya.

Keempat, tunggulah sekitar 1-2 bulan sampai benih pinang tumbuh kecambahnya, baru setelah itu pindahkan ke lahan yang telah disiapkan. Hal penting yang harus diperhatikan pula adalah proses pemindahan benih pinang unggul, usahkan menunggu sampai daunnya berjumlah 5 lembar atau lebih, agar nantinya pinang bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah yang berkualitas serta banyak jumlahnya.


3. Proses Penanaman
Bibit pinang unggul yang sudah siap untuk dipindahkan ke lahan usahkan pula untuk tidak sembarangan dalam menanamnya. Karena pertumbuhan pohon pinang juga dapat dipengaruhi oleh jarak tanamnya. Meski pada umumnya jarak ini bisa disesuaikan dengan bentuk lahannya, akan tetapi lebih baik lagi jika ada perhitungan dalam jarak tanam pohon pinang.

Pola tanam pohon pinang yang paling baik yaitu menggunakan metode segilima atau segitiga. Tak harus ditanam lurus sejajar seperti penggaris, namun bisa divariasi dengan bentuk lain. adapula jarak tanam yang sangat rekomendasi menanam pinang yaitu berukuran 2,5x3 m sampai 2,7x2,7 m. Jangan terlalu dekat dan terlalu jauh, agar pencahayaan yang masuk dan diserap oleh pohon bisa sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.


Baca Juga :
Jenis Pinang Unggul yang Banyak di Budidayakan
Alasan Penggunaan Pupuk untuk Meningkatkan Hasil Panen Pinang
Jarak Tanam yang Ideal untuk Tanaman Pinang agar Berbuah Lebih Lebat


4. Proses Perawatan
Bibit pinang unggul yang telah tumbuh menjadi pohon, perlu juga mendapatkan perawatan dari petani. Seperti memberikan pupuk setiap periode yang telah ditentukan, membersihkan ilalang yang ada di sekitarnya, membersihkan daun-daun kering, menyemprotkan bahan organik untuk membasmi hama dan masih banyak lagi lainnya. Semua itu dilakukan agar pinang sehat sehingga dapat memberikan hasil panen yang maksimal.


5. Masa Panen
Setelah semua tahap selesai, tinggalah menunggu masa panen buah pinang. Biasanya pohon pinang bisa dipanen ketika sudah berumur 3 tahun ke atas. Sebab, pada usia inilah pinang dinilai produktif dalam menghasilkan buah. Petani bisa memanen buah pinang dalam kondisi mentah ataupun matang. Sesuai kebutuhan permintaan konsumen. Namun, jangan lupa untuk tetap memupuknya agar pinang tetap tumbuh subur.


Itulah beberapa penjelasan terkait cara membuat bibit pinang unggul dan pembudidayaannya. Meski terbilang cukup rumit namun hasil penjualan panen buah pinang akan sangat memuaskan petani. Sebab, buah pinang tak hanya laku keras di dalam negeri saja, melainkan sudah sampai mancanegara.

DAPATKAN SEGERA BIBIT PINANG UNGGUL TERPERCAYA !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila