Langsung ke konten utama

CARA BERKEBUN PINANG YANG BENAR UNTUK PEMULA

Pinang merupakan tanaman yang memiliki banyak kegunaan. Sehingga daya jual tanaman satu ini sangatlah tinggi dibanding dengan tanaman palem-paleman lainnya. Banyak para petani pemula yang ingin langsung terjun ke perkebunan pinang bahkan tidak tahu cara berkebun pinang yang benar. Meskipun terbilang gampang dalam budidayanya, pastinya para petani harus memperhatikan detail sekecil apapun agar hasil yang didapat juga akan semakin meningkat.

Tips dan Cara Berkebun Pinang yang Benar untuk Pemula
Tanaman pinang sendiri merupakan sebuah tanaman yang sudah banyak tumbuh di daerah yang memiliki iklim tropis layaknya di Indonesia. Pohon pinang juga mudah beradaptasi dengan keadaan lingkungan tempat tumbuhnya. Meskipun begitu, bila tidak dirawat secara intensif, pinang akan kesulitan untuk menghasilkan buah yang memiliki kualitas di atas rata-rata. Oleh sebab itu, terdapat teknik-teknik atau cara berkebun pinang yang benar khususnya bagi para pemula yang sedang merintisnya.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan ketika hendak melakukan budidaya atau berkebun pinang:
1. Bibit Unggul
Cara berkebun pinang yang benar adalah pada proses pemilihan bibit unggul agar memperoleh hasil yang maksimal. Oleh sebab itu, sebelum memulai, pastikan Anda paham bagaimana cara untuk menentukan keunggulan sebuah bibit pinang. Bibit yang unggul pastinya memiliki ciri-ciri yang yang terdapat pada indukannya, seperti:
- Daun yang tumbuh pada indukan haruslah lebat yang memiliki lebih dari 8 helai.
- Pertumbuhan optimal pada batangnya yang terlihat lurus serta memiliki mahkota yang berbentuk setengah bola.
- Pohonnya memiliki diameter yang ideal dan tidak terlalu kecil untuk sebuah pohon pinang dewasa.
- Pohon pinang haruslah stabil dalam memproduksi buah-buah pinangnya.
- Tandan yang dihasilkan oleh satu pohon pinang yang unggul minimal 4 tandan serta setiap tandannya terdapat hingga 60 buah bahkan bisa lebih.

https://www.bibitpinangunggul.com
Kebun pinang di Sungai Nibung, Tanjab Barat

Tentunya Anda harus sangat selektif dalam memilih sebuah atau beberapa bibit yang akan digunakan nantinya seperti di atas. Lebih baik lagi Anda bisa langsung bertanya atau sharing ke sesama petani pinang yang telah sukses untuk membantu memilihkan bibit yang unggul.

Anda juga dapat memperoleh bibit yang sangat unggul pada tempat pembibitan pinang seperti di Lentera Matang – Bibit Pinang Unggul yang telah banyak membantu para petani dalam menghasilkan pinang yang berkualitas.


2. Lahan Perkebunan
Meskipun pinang dapat tumbuh di berbagai medan, namun harus diperhatikan juga bagaimana keadaan lahan yang hendak Anda gunakan sebagai tempat hidupnya tanaman tersebut. Bila tidak ingin bersusah payah dalam berkebun, coba sediakan lahan yang terdapat pada ketinggian 600 hingga 1.000 meter dpl. Karena cuaca di ketinggian tersebut sangat cocok untuk pertumbuhan para bibit pohon pinang.

Jarak Tanam yang Ideal untuk Budidaya Pinang

Usahakan menyediakan lahan yang terbuka dan dapat dijangkau oleh sinar matahari. Karena bila sinar susah masuk, pohon akan tumbuh tinggi untuk mencari sinar matahari tersebut yang dapat mengakibatkan sering roboh. Serta perhatikan juga tingkat keasaman tanah yang hendak ditempati. Usahakan memiliki pH netral. Biasanya jauh dari pabrik dan sungai yang telah tercampur limbah.


3. Cara Menanam dan Maintenance
Setelah Anda memperoleh bibit yang unggul dan lahan yang sesuai, lakukan sebuah proses perkecambahan pada bibit tersebut. Bersihkan terlebih dahulu bibit yang sudah Anda dapatkan kemudian rendam pada air bersih. Anda juga dapat menambahkan beberapa fungisida organik yang dapat dibuat sendiri. Proses ini biasanya memakan waktu 1,5 hingga 2 bulan agar dapat menumbuhkan daun. Lakukan di tempat yang gelap dan jangan terkena sinar matahari secara langsung.

Periksa setiap bibit yang telah Anda rendam selama jangka waktu tersebut. Pisahkan benih unggul yang telah menumbuhkan 5 lembar daun bahkan lebih karena benih tersebut merupakan benih yang bermutu untuk dapat dilakukan proses penanaman pada lahan.

Setelah itu, lakukan pemindahan bibit ke lahan yang telah disiapkan. Cara berkebun pinang yang benar adalah memberikan jarak antar benih yaitu 3 x 3 meter. Jarak tersebut jarak standar untuk pohon pinang dapat berkembang secara baik. Lakukan pemupukan menggunakan pupuk bertipe NPK secara rutin setiap 6 bulan sekali serta penyiraman secara teratur pagi dan sore hari agar proses pertumbuhan tetap terjaga dengan baik.

Jenis Pupuk yang Baik untuk Tanaman Pinang

Pohon pinang yang mulai berbuah biasanya berumur 4 - 5 tahun. Bila dalam proses perawatannya dilakukan dengan benar, Anda pastinya akan memanen 8 hingga 10 kali setiap tahunnya. Serta setiap pohon akan menghasilkan setidaknya 4 kilogram buah segar bila dilakukan dengan benar.

Itulah cara berkebun pinang yang benar terutama untuk pemula yang sedang merintis usaha ini. Pastikan memperhatikan  hal-hal di atas agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Lakukan proses perawatan dengan sebaik-baiknya agar hasil lebih memuaskan.


DAPATKAN BIBIT PINANG UNGGUL TERBAIK !!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila