Langsung ke konten utama

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia).


Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif.

Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menanam Pinang yang mudah dan efisien :

1. PENENTUAN LAHAN
Untuk menanam pinang, lahan yang akan digunakan untuk perkebunan pinang harus memenuhi beberapa persyaratan, agar memberi hasil berkalilipat, biarpun tidak menutup kemungkinan pinang bisa hidup ddan berbuah dikondisi lahan seperti apapun. Berikut syarat lahan yang ideal untuk perkebunan pinang :
- tanaman pinang bisa berproduksi diketinggian 0,1 mdpl hingga 1000 mdpl
- idealnya tanaman pinang bisa berbuah optimal diketinggian dibawah 600 mdpl
- tingkat pH (keasaman tanah) yang baik u/ tanaman pinang dari pH 4 hingga pH 8
- kondisi tanah yang ideal adalah tanah bereasi baik
- solum tanah tanapa lapisan cadas,jenis tanah laterik, lempung merah dan aluvial
- curah hujan diareal budidaya pinang 750 - 4.500 mm/tahun atau 100 - 150 hari hujan sepanjang tahun
- suhu yang baik untuk tanaman pinang berkisar 20' C - 32' C
- kelembaban udara 50-90%
- penyinaran 6-8 jam/hari


2. PEMBIBITAN PINANG
Setelah menemukan lahan yang sesuai dengan syarat - syarat tumbuh pinang yang optimal, tahap selanjutnya adalah melakukan pembibitan pinang. Ada beberapa tahapan proses pembibitan pinang yang akan dijabarkan sebagai berikut :
1)  menyiapkan polybag berukuran 20/10 x 20cm
2)  lubangi bagian bawah polybag
3)  campurkan tanah yang akan diisi kedalam polybag dengan pupuk kompos atau pupuk kandang
4)  isi polybag dengan tanah campuran pupuk kompos atau kandang hingga 2/3 bagian
5)  tanam benih/buah pinang pilihan pada polybag dengan posisi berbaring (seperti menanam kelapa)
6)  tunggu hingga mencapai usia 5 bulan

Tips Memilih Bibit Pinang Unggul, Petani Wajib Tahu !

Bibit Pinang Siap Tanam

3. PENANAMAN PINANG
Apabila bibit sudah tumbuh sehat, maka sudah saatnya memindahkan dari polybag ke lahan yang akan digunakan sebagai perkebunan pinang. Beberapa poin yang mesti diperhatikan diproses penanaman sebagai berikut :
- Jarak tanam minimal 2,75 meter x 3 meter
- Agar penanaman lahan terlihat rapi dan optimal , sebaiknya diberikan bambu ajir disekitar tanaman
- Dalam 1 hektar, bisa menampung 1200 batang pohin pinang
- Jarak tanam sangat mepengaruhi proses masuknya sinar matahari ke tanaman
- Proses penyinaran matahari sangat berpengaruh terhadap tanaman pinang antara lain
     -- Ruas batang lebih pendek
     -- Tanaman tidak cepat tinggi
     -- Akar dan batang lebih kokoh
     -- Tingkat pertumbuhan bunga menjadi buah lebih tinggi
- Lubang tanam pinang dibuat dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm
- Lubang tanam harusnya dibuar 1 bulan sebelum penanaman ke lahan, karena lubang tanam perlu disinari matahari selama 1 bulan
- Setiap lubang dimasukkan pupuk kandang atau kompos sebanyak 1 Kg per lubang tanam

Salah satu kelebihan dari perkebunan pinang adalah bisa dilakukannya sistem penanaman tumpang sari. Ini sangat membantu petani dikarenakan pinang bisa optimal panen ketika mencapai usia 5 tahun. Tanaman yang biasa ditanam adalah tanaman palawija (kacang - kacangan, jagung).


4. PEMELIHARAAN TANAMAN PINANG

Untuk memperoleh hasil maksimal, maka diperlukan perhatikan adalah sebagai berikut :
- Penyisipan tanaman (sulam), untuk tanaman pinang yang mati atau tidak sehat, sebaiknya dicadangkan 5% dari total populasi yang ditanam
- Pemupukan, dilakukan setahun 2 kali, diawal musim penghujan dan diakhir musim penghujan
- Penyiangan gulma, dilakukan sebulan 2 kali, agar tidak ada gulma/rumput yang tumbuh melebihi tanaman pinang


5. PANEN DAN PASCA PANEN



Panen dilakukan dengan dua cara, yaitu :
- Panen buah masak penuh, atau buah sudah muali berwarna kuning kemerah-merahan. Untuk skala 1 hektar, bisa menghasilkan 1 Ton buah pinang tua segar per bulan, atau setara dengan 650 Kg biji pinang kering
- Panen buah muda, untuk pinang muda ada 2 produk turunan yg laku dipasaran, yaitu pinang muda yang belum keras bijinya (masih berarir atau dogan). Kedua pinang yang sudah terbentuk bijinya, biasanya pinang muda jenis ini akan direbus supaya bijinya lebih keras kemudian dijemur.
Untuk penanganan pasca panen pinang tua, ada 2 jenis pinang kering yang laku dipasaran,
1. Pinang Belah



Untuk proses ini, setiap pinang yang baru dipanen bisa langsung dibelah dan dijemur agar proses pengeringan bisa lebih cepat, kemudian setelah dijemur 2 hari, biji pinang bisa dicungkil dari kulitnya.


2. Pinang Utuh / Bulat



Diproses dengan cara menjemur sampai kering pinang beserta kulit dan isinya yg masih utuh (baru dipanen) selama 3-4 minggu. Kemudian jika sudah mulai kering dan terasa goyang biji didalamnya, biji pinang bisa dikeluarkan dari kulitnya.

Saat ini, kulit pinang atau sisa dari pinang cungkil sudah mulai laku dipasaran ekspor bersama upih atau pelepah pinang. Penulis sudah pernah melakukan ekspor kulit pinang kering ke Republik Rakyat Tiongkok.

Demikian tips menanam pinang mulai dari pemilihan lahan hingga penanganan pasca panennya. Jika Anda ingin berkonsultasi terkait budidaya pinang ataupun ingin mencoba budidaya pinang, kami menyediakan bibit pinang unggul yang bisa dipesan melalui :




Komentar

  1. untuk bibit dari biji/buah pinang.
    tersedianya brp jenis buah/biji.
    berapaan harganya untuk di Lampung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk bibit pinang betara, harganya mulai dari Rp 1500 pak, info lebih lanjut bisa menghubungi 0852 8967 4014 (FAHMI)

      Hapus
    2. harga 1500 ini apakah siap tanam pak?

      Hapus
  2. Mohon infonya, mana yang lebih tinggi harganya pinang belah tau pinang utuh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tergantung daerahnya Pak. Seperti di sebagian Aceh, ada yg lebih timggi pinang bulatnya, tapi ada yg lebih tinggi pinang belahnya. Kalo di Jambi lebih tinggi harga pinang belah, sedangkan di pontianak lebih tinggi pinang bulat

      Hapus
  3. Mantap pak pahmi, dg saya Hamzah di Bengkulu. Saya baru memulai menanam.

    BalasHapus
  4. Kan kalo bibit pinang makan seperti di Papua ada

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila