Langsung ke konten utama

FAQ TENTANG BERKEBUN PINANG

Pertanyaan : Seberapa prospek pinang
Jawaban : Setelah India, Pakistan, Bangladesh, sekarang ekspor pinang Indonesia sudah masuk juga ke Inggris dan Amerika.

Pertanyaan : Berapa jarak tanam ideal pinang
Jawaban : 3 × 3 meter. Namun jika anda mempunyai lahan yang luas anda bisa membuat jarak 3,5 × 3,5 meter. Tidak akan rugi. Sebab ke depan ini akan berpengaruh ke jumlah buah (lebatnya buah) dan masa produktif tanaman yang lama.

Pertanyaan : Berapa jumlah pohon pinang 1 hektar
Jawaban : Sekitar 1.200 pohon

Pertanyaan : Mudahkah berkebun pinang
Jawaban : Relatif mudah.

Pertanyaan : Apakah pinang bisa jadi tanaman tumpang sari.
Jawaban : Bisa, asalkan tanaman tumpangsarinya merupakan tanaman pohon kerdil, seperti kopi, cokelat dan lada. Karena tidak mengganggu pembagian sinar matahari baik ke tanaman pinak maupun tanaman tumpang sarinya

Pertanyaan : Apa saja kemudahan berkebun pinang
Jawaban : Beberapa keunggulan bertanam pinang :
  • Pinang perawatannya termasuk tanaman yang tidak manja, alias tidak terlalu ribet perawatannya.
  • Murah, Tidak terlalu memerlukan pupuk, alias tetap berbuah meskipun tidak dipupuk. namun, jika berkenan memupuk tentu lebih mantap lagi hasilnya.
  • Waktu panen tidak mengikat. walau terlambatpun panen buahnya tetap bernilai ekonomis, bahkan makin bernilai ekonomis tinggi karena kernel pinang makin kering.
  • Bisa ditanam di area marjinal, bahkan di areal rawa sekalipun, dengan catatan tata airnya bagus. 
  • Relatif aman dari hama pengganggu tanaman. Sejauh yang kita amati adalah semut dan tupai, namun tidak terlalu signifikan daya rusaknya terhadap tanaman dan buahnya.
Pertanyaan : Berapa tahun pinang betara mulai berbuah
Jawaban : 4 - 5 tahun. Tergantung perawatan dan kondisi tanah.

Pertanyaan : Berapa tahun masa produktif pinang betara.
Jawaban : Sejauh ini kami amati pinang betara pada usia 25 tahun masih produktif.

Pertanyaan : Apakah pinang bisa ditanam di lahan gambut
Jawaban : Bisa.

Pertanyaan : Apa yang dimaksud dengan bibit hibrida
Jawaban : Bibit hasil silang antara dua buah pohon indukan unggul.

Pertanyaan : Apakah pinang hibrida itu ada
Jawaban : Di Indonesia sekarang belum ada. Sebab varietas unggul pinang di Indonesia baru hanya ada 1.

Pertanyaan : Apakah sekarang ada bibit unggul pinang di Indonesia.
Jawaban : Ada. Yaitu pinang betara. Satu-satunya varietas pinang unggul lokal asal jambi yang sudah diluncurkan oleh Kementerian Pertanian.

Pertanyaan : Dalam pemilihan bibit apa saja faktor-faktor yang sangat penting
Jawaban :
  • Pertama adalah jumlah buah per tandan, besarnya kernel (biji), jumlah tandan per tahun, dan stabilnya jumlah buah.
  • Kedua masa produktifnya berlangsung lama.
  • Ketiga tanaman bebas dari hama dan penyakit.
  • Keempat pohon yang dijadikan indukan sudah berusia lebih dari 15 tahun.
  • Kelima cepatnya berbuah sejak hari tanam.
Pertanyaan : Pinang dibutuhkan untuk apa
Jawaban : Industri farmasi. Industri makanan (dijadikan semacam permen).

Pertanyaan : Berapa harga pinang sekarang
Jawaban : Harga pinang fluktuatif. Harga saat mahal bisa mencapai 18rb per kg.

Pertanyaan : Berapa jumlah buah pinang betara
Jawaban : Berdasarkan penelitian Balai Penelitian Tanaman Palma Manado, jumlah buah rata-rata per tandan adalah 131 butir.

Pertanyaan : Berapa potensi hasil 1 hektar
Jawaban : sekitar 7 - 8 ton per tahun.

Pertanyaan : Jadi berapa potensi hasil per hektar per bulan?
Jawaban : 650 Kg - 1000 Kg

Pertanyaan : Apakah yang di maksud dengan pinang betara
Jawaban : Adalah varietas pinang yang berdasarkankan hasil evaluasi melalui sidang pelepasan tanggal 8 Nopember 2012, populasi pinang Betara telah dilepas sebagai pinang unggul dengan SK MENTAN Nomor 199/Kpts/SR.120/1/2013, sebagai materi pengembangan Pinang pada daerah-daerah yang memiliki iklim seperti di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Varietas unggul pinang betara ini merupakan varietas unggul pinang pertama di Indonesia.

Kebun Pinang Sumber Indukan

Pertanyaan : Bagaimana cara cek keaslian bibit pinang betara yang dijual.
Jawaban : Bibit dijual dengan sertifikat.

Pertanyaan : Dimana bisa mendapatkan bibit pinang betara yang bersertifikat
Jawaban : Bisa dengan menghubungi 0852 8967 4014 (Fahmi) WA/SMS/Telepon atau bisa klik link disini!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila