Langsung ke konten utama

TIPS BUDIDAYA PINANG DI LAHAN GAMBUT

Tips Budidaya Pinang Di Lahan Gambut - Tanaman pinang sudah dikenal luas oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Sebab pelaku usaha budidaya jenis tanaman ini pun cukup banyak. Pada umumnya, pinang akan tumbuh subur apabila ditanam pada dataran tinggi. Akan tetapi, seiring dengan kemajuan teknologi pertanian budidaya pinang di lahan gambut pun bisa Anda terapkan.

Budidaya Pinang di lahan gambut

Kebun pinang di Tanjab Barat

Persiapan lahan tanam 
Sebelum melakukan penanaman pinang di lahan gambut, Anda perlu mempersiapkan lahan untuk proses perkecambahan bibit. Tujuan dari aktivitas persiapan lahan ini tentu saja agar pertumbuhan tanaman pinang nantinya menjadi lebih optimal. Kemudian, untuk kebutuhan bibit yang ditanam sendiri juga perlu disesuaikan dengan luas lahan.

Normalnya, lahan seluas 1 hektare akan memerlukan area perkecambahan bibit seluas 4-5 m2. Apabila dikonversikan luas area perkecambahan tersebut setara dengan 400 bibit/ m2. Setelah selsai melakukan proses penyesuaian lahan dengan kebutuhan bibit pinang, maka Anda bisa menerapkan langkah-langkah berikut.

1. Pilih lokasi lahan gambut yang ideal untuk penanaman tanaman pinang. Dalam konteks ini pastikan wilayah tersebut berpotensi subur dan cukup aman dari gangguan binatang maupun orang tidak bertanggung jawab.
2. Bersihkan lahan yang akan ditanami pinang dari rumput. Sebab apabila dibiarkan rumput ini bisa menjadi sumber hama dan penyakit bagi tanaman pinang.
3. Kemudian, budidaya pinang di lahan gambut juga memerlukan bedengan karena Anda tidak mungkin mampu mengawasinya setiap saat. Ukuran bedengan yang dapat Anda buat adalah selebar 1 meter. Selain itu, lengkapi juga dengan saluran drainase untuk menghubungkan antar bedengan.

Penentuan Jarak Tanam 
Dalam budidaya tanaman pinang, Anda tidak boleh mengabaikan aspek jarak tanam. Sebab melalui pengaturan jarak tanam, Anda akan membuat setiap tanaman pinang tumbuh dengan optimal. Adapun jarak tanam yang biasa digunakan oleh para petani yaitu 2,7 meter x 2,7 meter. Selain mengatur jarak antar tanaman, Anda sebaiknya juga menanam palawija sebagai tumpang sari.

Proses Penanaman 
Anda bisa menerapkan salah satu dari dua macam teknik penanaman pinang. Penerapan teknik ini dapat Anda sesuaikan dengan karakteristik kondisi lahan maupun keahlian yang dimiliki. Adapun kedua teknik penanaman pinang yang bisa Anda terapkan adalah monokultur dan tumpang sari. Supaya lebih jelas, berikut adalah penjelasan dari kedua teknik tanam tersebut.

1. Teknik monokultur 
Sesuai dengan namanya, penerapan teknik ini dapat Anda lakukan dengan menanam tanaman yang seragam dalam satu area tanam. Jadi, apabila Anda berniat menanam pinang, maka hanya jenis tanaman inilah yang akan memenuhi area tanam di lahan gambut. Agar hasilnya lebih maksimal, waktu penanaman sebaiknya dilakukan di musim penghujan dan menggunakan bibit berkualitas.

2. Teknik tumpang sari 
Dibandingkan dengan teknik monokultur, sebenarnya teknik tumpang sari bisa memberikan nilai lebih bagi Anda. Sebab pada area tanam, Anda tidak hanya menjadikan pinang sebagai komoditi utama. Pada area tanam ini, Anda juga bisa menanam beragam jenis tanaman palawija. Terutama jenis tanaman jagung serta kacang-kacangan. Jadi, sebelum pinang panen, Anda sudah bisa untung.

Baca Juga :
Analisa Budidaya Pinang Secara Intensif
Alasan Peluang Bisnis Buah Pinang Kian Menjanjikan

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda terapkan ketika memutuskan untuk budidaya pinang di lahan gambut. Bukan hanya sekedar menerapkan langkah-langkah tersebut, sebelumnya Anda juga perlu mencari bibit pinang varietas unggul. Sekarang ini, banyak sekali supplier bibit pinang yang bersedia memberikan harga murah.

Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa harga bibit pinang murah tidak selamanya menjamin kualitas. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan kedua aspek tersebut secara bersamaan. Sebab Kami merupakan supplier bibit pinang yang menawarkan varietas unggulan tetapi bersedia untuk memberikan harga terjangkau. Untuk info lebih lanjut terkait bibit pinang unggul, Anda bisa menghubungi 0852 8967 4014 melalui WA/SMS/Telepon.

Terima kasih dan salam sukses petani Indonesia.

Komentar

  1. Cra membuat bedengannya gimana pak??

    Bisa liat contoh gambarny??

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana