Langsung ke konten utama

BISAKAH BUDIDAYA PINANG DILAHAN GAMBUT?

Bagaimana budidaya pohon Pinang di lahan Gambut? Bagaimana dengan hasil yang akan didapatkan, apakah akan bagus? Pertanyaan ini pasti akan ada di benak para petani yang masih awam mengenai budidaya pohon Pinang.

Parit atau drainase salah satu kunci budidaya pinang di lahan gambut

Sebenarnya boleh ngga sih budidaya Pinang di lahan Gambut? Perlu kalian tahu, bahwa sebenarnya, pohon Pinang justru harus tumbuh dan berkembang di area lahan yang gambut atau lembab. Berdasarkan pengalaman beberapa petani, pinang yang dibudidayakan di dataran rendah memiliki tingkat produktivitas yang lebih bagus.

Budidaya Pinang di Lahan Gambut

Pinang sangat baik jika ditanam di lahan yang memiliki pH antara 4 – 8, serta bisa memperoleh sinar matahari hingga 120 jam per bulan atau 6 – 8 jam/hari.

Baca Juga 
Tips Budidaya Pinang di Lahan Gambut
Inilah Cara Agar Pinang Berbuah Lebat

Suhu yang cocok untuk mendukung pertumbuhan tanaman ini berkisar antara 210 – 300 celcius. Tanaman pinang akan kurang produktif jika dibiarkan tumbuh di daerah yang memiliki suhu rata-rata di bawah 200 celcius. Berikut 4 tipe lahan yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman Pinang.

1. Lahan Semak Belukar

Lahan semak belukar ini seperti lahan-lahan yang sudah dibersihkan dan tidak digunakan. Yang sudah ditumbuhi oleh kayu-kayu kecil rendah. Sebelum dijadikan tempat budidaya Pinang, anda harus membersihkan gulma pada areal lahan dengan menggunakan Herbisida. Seperti, Dalapon, Round-Up, Ronstar, Polaris, Basta, atau Dawpon.

2. Lahan Pekarangan

Lahan pekarangan umumnya ditanami berbagai macam jenis tanaman. Mulai dari yang produktif hingga yang tidak produktif. Supaya lebih menghasilkan anda bisa mengganti tanaman yang tidak produktif dengan pohon Pinang supaya lahan menjadi lebih menghasilkan.

3. Lahan Tidur

Lahan tidur ini adalah lahan yang kegunaannya belum direncanakan atau lahan yang ditinggalkan begitu saja, sehingga ditumbuhi gulma dan pohon-pohon tidak produktif lainnya. lahan ni juga cocok dijadikan sebagai lahan budidaya pohon Pinang setelah dibersihkan. Dan jika lahan sering tergenang air anda bisa membuat saluran Drainase.

4. Lahan Perkebunan Manusia

Anda juga bisa menjadikan tanaman Pinang sebagai tanaman sela. Caranya adalah anda hanya tinggal menanam pohon Pinang  diantara dua garis tanaman kelapa dengan jarak tanam 2,7 x 2,7 m2.

Namun, menentukan lahan untuk tempat budidaya Pinang juga harus hati-hati. Hal ini bertujuan supaya pohon Pinang dapat berproduksi secara optimal, dan budidaya Pinang berjalan sukses. Berikut ini beberapa syarat tumbuh tanaman Pinang yang perlu anda ketahui.
1. Supaya dapat berproduksi secara optimal tanam pohon Pinang pada ketinggian 0 – 1000 mdpl. Namun untuk idealnya yakni di 600 mdpl.
2. Pilih media tanam untuk pohon pinang yakni tanah yang beraerasi baik, jenis solum tanah tanpa ada kandungan lapisan cadas, jenis tanah lempung merah, laterik, dan jenis tanah alluvial.
3. Tanah memiliki keasaman pH sekitar 4 – 8
4. Daerah budidaya memiliki curah hujan antara 750 – 4500 mm/tahun dengan intensitas hujan merata sepanjang tahun atau 100 – 150 hari setiap tahun
5. Tanaman Pinang sangat suka daerah beriklim tropis dan subtropics yang agak basah, memiliki bulan basah 3 – 4 bulan/tahun dan bulan kering 4 – 8 bulan/tahun
6. Ambil daerah yang memiliki suhu berkisar antara 210 – 300 celcius dan memiliki kelembaban udara 50 – 90%
7. Syarat utama supaya pohon pinang bisa tumbuh secara optimal adalah intensitas cahayanya, karena memerlukan sinar matahari yang cukup antara 6 – 8 jam setiap harinya.
Itulah beberapa hal yang perlu petani perhatikan dalam budidaya Pinang supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


Untuk informasi lainnya terkait budidaya pinang atau kebutuhan bibit pinang unggul, Anda bisa berkonsultasi dengan kami melalui WA/SMS/Telepon ke 0852 8967 4014 (Fahmi)


Semoga artikel ini membantu rekan rekan petani pinang yang masih bertanya terkait pemanfaatan lahan gambut untuk budidaya pinang. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana