Langsung ke konten utama

YUK, KETAHUI PERBEDAAN PINANG BETARA DAN PINANG WANGI

Tanaman pinang pasti sudah tidak terasa asing lagi untuk didengar. Banyak para petani mulai menanam tanaman ini karena prospek kedepannya yang bagus. Misalnya saja, pohon pinang digunakan sebagai salah satu komoditi ekspor yang menguntungkan dimata bisnis. Kerap kali orang-orang memburu pohon ini dengan memilih varietas unggul. Pinang dengan varietas unggul dapat ditemukan pada pohon pinang betara atau wangi. Pinang Betara termasuk varietas unggul nasional karena telah ditetapkan oleh Kementrian Pertanian melalui SK MENTAN Nomor 199/Kpts/SR.120/1/2013. Namun, pinang wangi juga tak kalah eksis dari betara. Keduanya mempunyai karakteristik masing-masing yang saling membedakan. Berikut, penjelasan lengkap mengenai perbedaan pinang wangi dan pinang betara.

https://www.bibitpinangunggul.com
Pinang Betara (Kiri), Pinang Wangi (Kanan)

8 Perbedaan Pinang Wangi dan Pinang Betara
1. Pinang Wangi Memiliki Aroma Harum
Seperti namanya, pohon ini mempunyai aroma harum mulai dari akar, buah, daun, bunga, hingga hampir keseluruhan bagian pohon. Bau wanginya identik dengan aroma daun pandan terlebih lagi pada kulit buah dan daunnya. Mudah memilah perbedaan pinang wangi dengan pinang betara. Karena, jika tidak tercium bau harum dari pinang maka pohon tersebut bukan jenis pinang wangi. Anda bisa menjadikan baunya sebagai patokan untuk membedaka jenisnya. Dengan begitu, tidak akan lagi keliru saat memilih.

Kekhasan dari bau wangi pinang ini memang menjadi pembeda paling mencolok. Bahkan, orang awam pun akan segera menyadari ketidaksamaannya melalui bau. Apalagi, jika Anda sudah akrab dengan harum pandan yang sama seperti bau pinang wangi. Sampai bagian dalam buah juga beraroma pandan.


2. Ukuran Buah Betara Lebih Besar
Perbedaan pinang wangi dan pinang betara lumayan mencolok pada besar buahnya. Jika, dibandingkan pohon lainnya, betara memiliki ukuran buah yang sedikit lebih besar. Dalam 1 kilogram, betara mampu menghasilkan hingga 25 - 30 butir. Apabila dihitung dalam satu tandan mencapai 130 butir atau berkisar 4 - 5 kilogram buah segar per tandan. Sedangkan pinang wangi mempunyai besar buah yang lebih kecil.

Jenis Pinang Unggul Yang Banyak Dibudidayakan di Indonesia
Keunggulan Pinang Betara Yang Belum Banyak Diketahui Orang


3. Mempunyai Daun yang Lebar
Selanjutnya, pinang wangi memiliki daun yang lebih lebar dibandingkan biasanya. Lebar daun tersebut bisa mencapai dua kali lipatnya. Sehingga perbedaan ini bisa langsung dilihat oleh mata. Terlebih, daun pohon ini sangat luas sampai bagian bawahnya dapat digunakan sebagai tempat berteduh. Sedangkan lebar daun betara tergolong sama dengan pinang biasanya. Tidak terlalu lebar tapi juga tidak terlalu kecil. Poin plusnya, daun betara tidak gampang rontok sehingga kuat melekat pada pohon.


4. Ruas Batang Pohon Betara Lebih Panjang
Perbedaan pinang wangi dan pinang betara berikutnya yaitu terlihat dari ciri pinang wangi salah satunya ruas batangnya pendek. Pada usia pohon 3 tahun, tinggi batangnya menjadi rendah. Ukuran panjang ruasnya sekitar 5 sampai 10 cm. Sedangkan, betara memiliki ukuran ruas batang yang lebih panjang dari 10 cm. Kedua pinang tersebut mempunyai panjang ruas yang berbeda sehingga membedakannya tambah mudah.


5. Warna Pinang Wangi lebih Kuning
Berbeda dengan warna kuning pada pinang biasanya, pinang wangi mempunyai warna yang lebih kuning mendekati oranye. Hal ini menjadi karakteristik yang paling menonjol. Karena buahnya yang berwarna lebih kuning itulah yang membuat orang-orang lebih jelas dalam membedakan mana betara dan mana yang jenis wangi. Perbedaan warna tersebut juga mempengaruhi isi buahnya.


6. Berbuah Lebih Cepat
Selain aromanya yang wangi, ternyata pinang ini juga dapat berbuah lebih cepat lho! Dibandingkan dengan betara, pinang wangi mengalami waktu yang relatif singkat agar dapat berbuah. Namun, meskipun jenis wangi lebih cepat dalam hal produksi tetap saja jenis betara yang berbuah lebat. Walaupun lama berbuahnya tidak secepat pinang wangi. Kalau Anda menemukan pohon dengan cepat berbuah dan beraroma wangi maka sudah dipastikan itu termasuk jenis pinang wangi. Sebaliknya, jika dalam hal produksi buah tidak terlalu cepat berbuah namun memiliki hasil lebat maka jenisnya adalah betara.


7. Bentuk Kedua Pinang Berbeda
Pohon pinang betara lebih lonjong dibandingkan dengan pinang wangi yang berbentuk bulat. Bentuk tersebut bisa dilihat dari bijinya sebelum tunas tumbuh. Lingkar batang pohonnya juga memiliki diameter yang berbeda. Karena batang pohon wangi lebih bulat dan berisi ketimbang batang betara yang cenderung lonjong dan menjulang tinggi. Bisa dilihat dari tinggi pohon wangi yang lebih rendah ketimbang betara yang tingginya bisa mencapai 10 meter.

Perbedaan Budidaya Pinang dan Karet
Pinang atau Sawit, Mana yang Lebih Menguntungkan

Demikianlah beberapa perbedaan pinang wangi dan pinang betara yang perlu Anda ketahui. Setiap pohon mempunyai ciri khasnya tersendiri. Jadi, apabila ingin membedakan kedua pinang pun dapat dilihat dari indra manusia secara langsung. Entah dengan mencium baunya atau melihat kondisi fisik pohon yang digambarkan berbeda. Masing-masing pinang mempunyai kelebihan yang berbeda namun masih tetap unggul. Misalnya saja seperti pinang betara yang berbuah lebat dan pinang wangi yang hanya memerlukan waktu relatif singkat untuk berbuah.

DAPATKAN BIBIT PINANG BETARA UNGGULAN !!!




Komentar

  1. Apakah pinang yg sama buah nya,bentuk dan pohon seperti pinang kampung yg ada di sumbar dinamakan juga pinang batara,kalau bagi kami sangat keberatan,sebab batara itu nama daerah,tempat tumbuh nya pinang tersebut,kami dari zaman nenek moyang juga sudah ada pinang di tempat kami,di batara baru ada sekitar th 1980 ,karna ada program transmigrasi dari jawa tengah,akibat pengunsian bendungan jatiluhur.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana