Langsung ke konten utama

DOSIS PEMUPUKAN BUDIDAYA PINANG YANG TEPAT

Dalam proses pemupukan tentu sudah menjadi hal yang tak asing di dunia pertanian. Karena pupuk sendiri mengandung senyawa unsur hara yang sangat baik untuk tanaman apalagi kini tanaman pinang sudah banyak berkembang di lahan gambut. Lahan gambut sendiri membutuhkan pemupukan secara ekstra karena tanah gambut memiliki keasaman dan ph yang rendah. Dosis pemupukan pinang tentu akan membantu proses regenerasi tanah tersebut. Umumnya, pemupukan pada tanaman pinang harus diberikan sesuai dosis yang tepat. Apabila dosis diberikan secara berlebihan atau kekurangan dapat mengakibatkan dampak yang buruk bagi tanaman tersebut.

NPK Mutiara, salah satu pupuk yang di rekomendasikan untuk pinang

Berikut Dosis Pemupukan yang Bisa Anda Gunakan untuk Budidaya Pinang
  1. Sebelum Penanaman Bibit Pohon Pinang. Biasanya sebelum menanam bibit pinang akan dilakukan pemupukan untuk menjaga kualitas tanah tersebut. Dengan cara membuat lubang tanam yang berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm. Lubang yang sudah jadi akan dibiarkan terbuka selama 1 bulan agar terkena sinar matahari secara langsung. Setelah itu, lubang yang tadinya sudah dibuat dapat dimasukkan dengan lapisan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang dan pupuk kompos masing-masing 1 kg.

    Jika sudah, bagian lapisan tanah dapat dicampur menggunakan pupuk NPK kurang lebih 50 – 75 gram di tiap-tiap lubang tanaman. Selain itu, tanah yang sudah tercampur pupuk tersebut tidak dimasukkan semuanya melainkan hanya dimasukkan 1/3 dari bagian lubang tersebut. Setelah itu, jika rangkaian proses ini sudah dilakukan dapat dilanjutkan dengan penanaman bibit pinang. Dosis pemupukan pinang juga dapat dilakukan dengan cara mengaduk-ngaduk tanah tersebut dengan pupuk NPK.
  2. Ketika Bibit Pinang Sudah Berumur 3 Bulan. Dosis pemupukan pinang dapat diberikan jika bibit pinang yang telah ditanam tadi sudah berumur 3 bulan. Jika sudah dapat dilanjutkan dengan pemberian pupuk NPK kurang lebih 25 gram. Setelah itu, sebarkan taburan pupuk ini mengelilingi tanaman pinang tersebut secara merata. Selanjutnya, pemupukan dapat dilakukan dengan hal yang sama yakni setiap 2 bulan sekali hingga tanaman pinang sudah berumur 1 tahun.

    Selain itu, biasanya dalam tahap ini bibit pinang yang sudah tumbuh ini akan dipindahkan ke dalam polybag yang lebih besar. Jika dirasa tanaman pinang sudah berkembang dengan baik dapat dilanjutkan dengan pemindahan bibit pinang ke lahan perkebunan atau pekarangan yang lebih besar. Pemberian pupuk selama masa ini harus dilakukan dengan rutin karena berguna untuk membantu bibit pinang agar cepat tumbuh dan berkembang

  3. Ketika Tanaman Pinang Sudah Berumur 1 Tahun. Apabila tanaman pinang sudah mulai tumbuh mencapai 1 tahun dapat diberikan pupuk NPK dengan dosis 50 gram tiap-tiap pohon. Dosis tersebut diberikan setiap 3 bulan sekali. Selain itu, metode pemupukan dengan pupuk organik yang berupa pupuk kompos atau pupuk kandang dapat diberikan sebanyak 5 kg. Jenis pemupukan organik dapat ditumpuk dengan 1 titik saja di bagian luar rorak. Pupuk organik sendiri mudah menyerap oleh karena itu jika pupuk ini telah ditabur akan cepat mengering dan mengeras.

    Tak hanya itu saja pupuk ini akan mudah larut oleh air hujan karena memang sifatnya cukup ringan. Dosis pemupukan pinang dapat diaplikasikan dengan pupuk organik hanya setahun sekali. Jadi kurang lebih anda akan membutuhkan 5 kg pupuk organik untuk tiap-tiap hektar di setiap tahunnya. Selain itu, pupuk ini dapat diaplikasikan sampai memasuki masa produktivitas seperti halnya dengan berbuah atau batang yang kokoh.

  4. Ketika Tanaman Pinang Sudah Mulai Produksi. Jika telah memasuki masa produksi anda dapat menggunakan pupuk NPK dengan dosis 100 gram di tiap-tiap pohon. Proses pemupukan ini dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali. Sedangkan jika menggunakan pupuk organik dapat diberikan dengan dosis 5 kg untuk per pohon. Untuk dosis pupuk organik biasanya akan diberikan setiap tahun sekali.
Baca Juga
Alasan Pemupukan pada Budidaya Pinang
Tips Pemupukan Pinang di Lahan Gambut

Ada juga pupuk dolomit, untuk dosis pupuk dolomit dapat diberikan kurang lebih 100 gram di setiap tahunnya. Selain itu, jika memang dirasa sulit mendapatkan pupuk organik dapat menggunakan pupuk kimia. Dosis pemupukan pinang dengan pupuk kimia sendiri dapat diberikan sesuai takaran yakni 1/20 dari beratnya pupuk kandang. Penggunaan pupuk ini bisa dilakukan dengan cara ditabur secara merata dari pangkal ke pangkal.

Nah itulah beberapa penjelasan mengenai dosis pupuk tanaman pinang yang dapat kami sampaikan. Dosis pemupukan pinang harus dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur agar tanaman pinang tersebut dapat tumbuh dengan baik serta mampu memproduksi dengan cepat. Kini proses pencampuran dosis pupuk bisa anda lakukan sendiri di rumah. Untuk bahan-bahannya pun juga mudah dijumpai dan dipastikan ramah lingkungan. Untuk pemilihan bibit pinang atau penyediaan bibit pinang bisa melalui Lentera Mantang - Bibit Pinang Unggul.

DAPATKAN BIBIT PINANG BETARA TERBAIK !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISA PANEN PINANG DALAM 1 HEKTAR, PINANG KERING DAN PINANG BASAH

Analisa Panen Pinang - Pinang merupakan tanaman asli asal Indonesia. Dan pinang juga disebut tanaman yang memiliki prospek yang menjanjikan di Indonesia. Selain itu permintaan ekspor dari pinang ini tidak lah main – main. Ada beberapa Negara Tujuan Ekspor (NTE) pinang yang utama, yaitu India, Pakistan dan bangladesh. Selain itu ada juga permintaan dari negara sekitar NTE tersebut, seperti negara Thailand, Nepal, Srilanka, Myanmar yang memiliki permintaan tanaman pinang yang cukup tinggi. Budidaya Pinang Sendiri tidaklah terlalu sulit. Tanaman pinang dapat hidup di berbagai iklim yang ada di Indonesia. Dan pinang juga memiliki sifat dasar yang memang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Jika anda tertarik untuk memulainya, berikut ini adalah analisa panen pinang dalam 1 hektar. Analisa Panen Pinang dalam 1 Hektar (Pinang Basah) Beruntunglah untuk anda yang memiliki lahan seluas 1 hektar (ha), Karena dengan anda memiliki 1 hektar lahan, Anda dapat menanam bibit pinang sebanyak 1.2

UMUR POHON PINANG BERBUAH DAN BAGAIMANA PROSES PANENNYA

Kebanyakan dari para petani yang baru-baru ini sedang mencoba budidaya pohon Pinang kesulitan dalam merawat dan menentukan kapan pohon Pinang ini tepat berbuah. Selain harus paham mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam berbudidaya pohon Pinang, anda juga harus tahu dan paham kapan pohon Pinang akan benar-benar berbuah. Hal ini sangat penting, supaya buah Pinang yang akan dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi, dan anda bisa mengira-ngira apa saja yang perlu anda persiapkan dan perhatikan supaya pembuahan pada pohon Pinang bisa berjalan sesuai keinginan. Umur pohon pinang Umur Pohon Pinang berbuah sekitar4 tahun, dan setiap bulannya bisa menghasilkan buah Pinang sebanyak 4 kg per bulan per pohon. Pohon Pinang ini bisa terus berkembang biak hingga 25 - 30 tahun, asalkan ditanam, dan dirawat dengan cara yang baik. Untuk proses panen sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni panen buah masak dan panen buah muda. Proses Panen Pinang Panen Buah Masak  Panen cara ini bisa dila

CARA MENANAM PINANG

Cara Menaman Pinang - Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara - negara di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal), Asia Barat (Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran), Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia). Budidaya tanaman pinang saat ini masih banyak sistem tradisional, belum secara intensif. Selama ini petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan intensif, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Belakangan sudah mulai digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk penanaman pinang secara intensif. Berikut ini akan kami jabarkan Cara Menana